Di awali dengan sebuah cerita..
Pada suatu saat, ada seorang 'abid (ahli ibadah) yang tak pernah ketinggalan sholat berjama'ah, puasa senin-kamis diajalani (apalagi puasa wajibnya), tak mau kalah dalam beramal,dll.
Sampai suatu waktu, ia (dengan izin Allah swt.) bertemu dengan malaikat Jibril. Singkat cerita, ia bertanya pada malaikat Jibril: "wahai Jibril, bolehkah aku minta tolong? Coba kau tanyakan kepada Allah swt., aku ini MASUK SURGA yang mana ya?". Jibril menjawab: "baik, nanti akan saya sampaikan."
Keesokan harinya, malaikat Jibril datang kembali padanya. Ia berkata: "bagaimana pertanyaanku kemarin?" Jibril menjawab: "sungguh, Allah swt. berfirman; ENGKAU ADALAH PENGHUNI NERAKA JAHANNAM."
Ya.. itulah ceritanya (mudah2an ceritanya ga nge-BT-in ya?)
kita ini masuk surga bukan karena apapun dan siapapun, tetapi kita masuk ke dalam surga adalah berkat rahmat dari Allah swt., semata-mata karena pertolongan Allah swt.
Terus.. kalo gitu ngapain kita sholat, zakat, puasa, shodaqoh, dll.?
begini aja deh.. logikanya, kalau kita ga nurutin apa yang di perintah bos, kira-kira kita bakalan dapat gaji atau tidak? tentu tidak, bukan? (apalagi bonus.. hehe)
Pun sama dengan surga (yang katanya: ngapain lu ibadah, toh masuk surga juga ditolong Alloh), bila sholat aja masih di akhir waktu (masih mending dari pada ga sama sekali), puasa masih bolong-bolong, mengeluarkan zakat masih ngitung-ngitung, shodaqoh masih ogah, bagaimana Allah akan memberikan pertolongan??
Wallohu a'lam bish showab.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar